Selasa, 24 April 2012

Perusak Alam (puisi)

Hijaunya alam yang indah
Andai itu masih dapat dilihat
Namun, harapan itu seakan hancur
Jangankan untuk melihatnya
Akan rasa sejuk, kini telah tiada
Nuansa hutan nan hijau alami
Itu pun seakan lenyap sudah

Merusak hutan sudah sering terdengar
Entah apa yang mereka inginkan
Rupanya hanya rasa senang yang ada
Untuk kepuasan harta semata
Fikiran jernih sekan melanyang
Itu tanda para perusak alam
Tiada guna lagi hutan baginya
Rupiah demi rupiah telah di dapat
Inilah yang membuat kami menderita
Air dan udara bersih yang bernilai
Tak mudah lagi kami dapatkan
Ini akibat dari para perusak alam
Niscaya Tuhan yang akan membalas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar